BOYOLALI — Madrasah Aliyah (MA) Al Futuhiyyah Boyolali, Jawa Tengah, secara resmi menetapkan dan mempublikasikan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) untuk Tahun Anggaran 2026. Penetapan anggaran ini menjadi pijakan strategis madrasah dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan sekaligus mengoptimalkan mutu pendidikan berbasis keislaman dan keunggulan akademis.
Kepala MA Al Futuhiyyah menyatakan bahwa penyusunan RAPBM Tahun 2026 dirancang secara realistis, efisien, serta akuntabel guna menunjang keberlangsungan seluruh program kerja madrasah selama satu tahun ke depan.
Prioritas Pengalokasian Anggaran 2026
Dalam struktur RAPBM 2026, alokasi dana difokuskan pada beberapa pilar utama:
Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Kurikulum: Alokasi dana untuk penguatan kurikulum madrasah, pelaksanaan asesmen, penyediaan media pembelajaran modern, serta pendukung kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA).
Pengembangan Bakat dan Ekstrakurikuler: Penyediaan anggaran untuk pembinaan santri dan siswa dalam bidang akademik, keagamaan (tahfidz/kajian kitab), seni, hingga olahraga agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Peningkatan Kualifikasi dan Kesejahteraan SDM: Pengalokasian dana untuk pelatihan profesionalisme guru, pemenuhan kualifikasi pendidik, serta honorarium tenaga pendidik dan kependidikan.
Pemeliharaan Saran dan Prasarana: Pemeliharaan fasilitas gedung, ruang kelas, jaringan teknologi informasi, dan ruang penunjang guna menjaga kenyamanan iklim belajar-mengajar.
Program Beasiswa dan Bantuan Sosial: Penyediaan subsidi pendidikan bagi siswa berprestasi serta siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak.
Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Sebagai lembaga yang memegang status Akreditasi A (Unggul), pihak manajemen MA Al Futuhiyyah menekankan pentingnya keterbukaan publik dalam pengelolaan anggaran. Seluruh sumber pendapatan madrasah — baik dari pemerintah, dana yayasan, maupun partisipasi masyarakat — akan dicatat dan dipertanggungjawabkan melalui pelaporan keuangan berkala.
Melalui penetapan RAPBM Tahun Anggaran 2026 ini, MA Al Futuhiyyah Boyolali optimistis dapat terus mencetak generasi islami yang cerdas, mandiri, dan berakhlakul karimah sesuai dengan visi madrasah.
